Home » , , » Manfaat berlari bagi kesehatan berdasarkan ilmu pengetahuan

Manfaat berlari bagi kesehatan berdasarkan ilmu pengetahuan

Manfaat berlari bagi kesehatan berdasarkan ilmu pengetahuan
Berlari adalah suatu kegiatan yang sederhana, murah, sehat, dan tidak banyak yang mau melakukanya, nah disini saya ingin berbagi buat kamu – kamu sekalian yang memandang sebelah mata tentang yang namanya olahraga lari, biar kamu semua tau manfaat nya dan mau melakukanya demi kesehatan dan masadepan sendiri.
menjaga kesehatan jantung

Nah sebelum saya lanjutkan ke seberapa besar / apa saja manfaat olahraga lari bagi kesehatan kita, saya jelaskan dulu tentang hal – hal yang menjadikan lari itu sehat secara medis, jadi kamu – kamu semua jadi lebih mantep melakukanya.

Pada saat seseorang berlari, baik lari jarak pendek atau jarak jauh memiliki suatu pengaruh terhadap sistem kardiovaskular, sistem pernafasan, sistem otot, dansistem endokrin.

Secara medis “Sistem syaraf yang merupakan salah satu sistem tubuh yang dapat berfungsi sebagai media berkomunikasi antar sel, organ tubuh dan dapat berfungsi sebagai pengendali sistem organ lain serta dapat pula memproduksi hormon (oleh : Singgih, 2003)”. Oleh sebab itu, ada suatu hubungan antara sistem tubuh ,ketika terjadi perubahan dalam tubuh manusia.Sistem kardiovaskular yang terdiri dari tiga komponen, yaitu darah, jantung danpembuluh darah. Ketika seseorang berlari terjadi kontraksi pada jantung  yang mengakibatkan detak jantung menjadi cepat dan cardiac output semakin meningkat.

Cardiac ouput adalah volume darah yang masuk dari ventrikel kiri atau kanan ke aorta atau pulmonary trunk  tiap menitnya.

Jumlah Cardiac output (CO) dipengaruhi  stroke volume (SV) dan heart rate (HR), CO = SV x HR. Ketika seseorang melakukan aktifitas berlari maka CO meningkat hal tersebut dikarenakan terjadinya peningkatan pada kadar SV dan kadar HR. Peningkatan kadar SV mendapatkan pengaruh dari peningkatan pada preload, dimana terjadinya kontraksi jaringan otot yang lebih menekan, peningkatan aktifitas contractility dimana adanya peningkatan pada stimulus simpatetik, dan berpengaruh pada penurunan afterload dimana adanya penuruna tekanan arterial darah selama diastole.

Sedangkan peningkatan HR dipengaruhi adanya peningkatan stimulus simpatetik dan penurunan stimulus parasimpatetik, peningkatan hormon tiroid dalam darahdan adanya peningkatan suhu tubuh ketika seseorang melakukan aktifitas lari.Sistem pernafasan adalah merupakan sistem yang berperan dalam penyediaan dan pergantian gas ( oksigen dan karbon dioksida ) diantara udara pada atmosfer, darah dan jaringan sel.

Ketika seseorang berlari mengakibatkan pernafasan seseorang menjadi meningkat. Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan pada cardiacouput dan aliran darah ke paru-paru.
Pada saat otot berkontraksi selama berlari,terjadi hiperventilasi yang merupakan pernafasan yang lebih cepat dan dalamkarena kadar CO2 dalam darah lebih besar dari pada kadar O2 dan pH pada darah juga menurun.
 “Selanjutnya chemoreseptor pada medulla mengatur pengurangankarbon dioksida dan terjadi penurunan jumlah carbonic acid , yang kemudiankembali pH darah menjadi normal” (Marieb, 2006).

Sistem otot terdiri dari sejumlah besar otot yang bertanggung jawab atas pergerakan tubuh. Olahraga lari merupakan salah satu bentuk kerja otot yaitu adanya suatupergerakan atau aktifitas. Pada saat berlari akan meningkatkan kontraksi danpenggunaan energi (ATP) yang juga meningkat sehingga menyebabkan penurunan glucose yang diperlukan untuk menjadi energi. Sistem Otot mempunyai tiga opsi untuk menghasilkan ATP, yaitu dari creatine phosphate , dengan anaerobic cellular respirasi dan dengan aerobic cellular respirasi. Dalam olahraga lari, jenispenyediaan energi yang diperlukan yaitu dengan aerobic cellular respirasi.

Rangkaian oksigen menuntut reaksi penghasil ATP pada mitochondria. Jika oksigen muncul, pyruvic acid akan masuk ke mitokondria dimana rekasi tersebutmenghasilkan ATP, karbon dioksida, air dan panas.

Sistem endokrin sistem yang dimana organ-organ yang menghasilkan sekresihormon. Beberapa hormon yang berpengaruh terhadap kegiatan berlari yaitu epinephrine dan norepinephrine, ADH ( Anti Diuretic Hormone), dan hormonethyroid T3 dan T4
.
Dalam melakukan olahraga berlari, impulse yang berasal dari hypothalamus menstimulasi sympathetic preganglionic neuron, yang di menstimulasi chromaffin sel untuk mengeluarkan epinephrine dan norepinephrine.

Hormon ini menambah fight-or-flight respon dengan meningkatkan heart rate dan tekanan kontraksi dan juga meningkatkan tekanan darah (tensi darah ) .Pada saat berlari, terjadi peningkatan pengeluaran cairan keringat sehinggamenyebabkan peningkatan osmoticdalam darah, kemudian osmoreceptor mengaktifkan hypothalamus yang kemudian menstimulus posterior pituitary untuk melepaskan ADH.

 Setelah itu, ADH berdifusi ke kapiler darah dan kapilerdarah membawa ADH kepadasudoriferous atau kelenjar keringat sehingga dapatmenurunkan pengeluaran keringat dimana penurunan tersebut mengurangipengeluaran cairan melalui perspirasi dari kulit. Berlari dapat meningkatkankecepatan metabolisme tubuh yang dapat meningkatkan metabolismekarbonhidrat, cairan dan protein.

Aktifitas berlari juga dapat menyebakan penurunan energi yang dibutuhkan tubuh sehinggahormon tiroid menstimulus sintesis protein dan meningkatkan glucose dan asamlemak untuk menghasilkan energi (ATP).

Ketika terjadi penurunan energi, hormonthyroid masuk ke hypophyseal portal vein dan mengalir ke anterior pituitary, kemudian menstimulus pengeluaran TSH (Thyroid Stimulating Hormone) dilepaskan kedalam darah yang distimulus thyroid follicular sel.Kemudian, T3 dan T4 dilepaskan pada darah dengan  follicular cells. Hormon tersebut selanjutnya dapat meningkatkan penggunaan glukose dan asam lemak untuk memproduksienergi (ATP).

wah baru nge jelasin prosesnya aja uda sepanjang ini, tar manfaatnya saya jabarkan lain waktu aja ya.Tapi kalau kamu - kamu baca dari awal sampai akhir, kamu pasti bisa membuat kesimpulan sendiri. 

untuk daftar manfaat nya sudah dibuatkan artikelnya silahkan klik disini

0 comments:

Post a Comment